8 TAHUN K2AM (Facebook Group)

Selamat Ulang Tahun K2AM…

Semoga semakin terjalin tali silaturahmi dan erat persaudaraan untuk seluruh anggota K2AM di seantero dunia

Salam Kompak,,,, Akur klen ya…. Jangan ada ESKETE di antara klen…

Regards,

Lena Regar & segenap crew Beat Production

DEKLARASI HIMMII

Bandung, 9 Juli 2017

Deklarasi “Himpunan Manajemen Musik Independen Indonesia

di Villa Cisitu Indah, Bandung

Merasakan begitu sulitnya pergerakan Musisi Independen dan carut marut nya dunia musik Indonesia saat ini

Beberapa manajemen artis, dimulai dari chat cuhat di media sosial, tercetuslah hal yang sangat serius, yang bukan sekedar obrolan biasa untuk kemajuan musisi independen ke depan. Melalui ide untuk membentuk suatu perkumpulan manajemen artis yang bahu membahu bekerja sama sesama manajemen dalam mengerjakan projek seluruh musisi yang berada di bawah naungan manajemen, jadi seluruh manajemen saling melengkapi untuk hasil yang lebih kuat. Tercetuslah sebuah nama HIMMII yang berarti Himpunan Manajemen Musik Independen Indonesia.

Ditetapkanlah tanggal 9 Juli 2017 sebagai hari Deklarasi terbentuk resmi HIMMII.

Yang dihadiri oleh Proganizer (Bandung), The Condet Club (Jakarta), MV News Channel (Solo), Nasibungkus Management (STIE AD Jakarta), Efek Positif (Depok), Rumah Kreasi Production (Depok), Martina Production (Madiun) dan Beat Production (Tangsel).

Juga dihadiri beberapa band yaitu Kuota, Moving On, Revaster, Arrazy, Ampera, Fadil n Brother, 2 Seconds of Summer, Krowins, Mybelovedenemy, Alaskan Minority, Rachmat Tanjung, Sebidos, Cosinuz dan lain-lain

HIMMI juga mendapat support yang luar biasa dari Erwin Moron, Man Jasad, Martin Keisha, Sign On Stream, Bandung Music Council, Raka FM dan IMARINDO (Ikatan Manager Artis Indonesia)

“Kami disini bukan untuk melangkahi, kami disini bukan untuk unjuk gigi, kami disini memiliki sebuah mimpi, mimpi yang sederhana namun membutuhkan perjalanan yang amat sangat panjang. Membangun kembali musik Indonesia, dan membuatnya menjadi lebih indah.” papar Rofiq dari Proganizer

“Mari Bekerjasama dan Sama-sama Bekerja” ujar Mr.Beatman dengan semangat !!!

“Saat nya band indie semakin unjuk Gigi” kata semuanya serentak !!!

Setelah deklarasi ketua HIMMI pertama yang dipilih secara aklamasi adalah Rofiq dari Bandung, segera menyiapkan struktur organisasi dan program kerja untuk tahun pertama, semoga semua berjalan dengan Lancar tanpa Kendala.

Deklarasi HIMMII
« 1 of 3 »

BEAT RADIO INDONESIA bergabung dengan SATALA MOVIE & PICTURES

Beat Radio Indonesia bekerja sama dengan Satala Movie & Pictures dan BlackRock milik seorang musisi Jazz dan Pengusaha bernama Jay Alatas.

Beat Radio Indonesia berganti logo dan pindah lokasi studio dari Pamulang ke kawasan Warung Buncit Pancoran.

BlackRock sedang mempersiapkan event terbesar tahun ini yaitu konser Metallica di Stadion Utama Bung Karno, menjadikan Beat Radio Indonesia sebaai Media Promosi tunggal sampai H-30 konser, setelah itu baru membuka kerjasama dengan seluruh media dan sponsor.

Semoga Lancar….. Aamiin

LAHIRNYA BEAT RADIO INDONESIA

LAHIRNYA SEBUAH RADIO STREAMING

Dia awal tahun 2011 seorang praktisi radio yaitu Ir.Yusda Siregar, berkeinginan untuk membuat sebuah radio Online untuk mengobati rasa kerinduannya dengan dunia penyiaran, di awali dengan eksperimen di beberapa server streaming gratis. Kenapa memilih radio online? Karena Radio Online adalah radio masa depan, pada saatnya nanti semua manusia di muka bumi ini akan bergantung pada alat komunikasi yang handy atau nama tenarnya adalah gadget. Seluruh pekerjaan dan kegiatan akan dilakukan melalui gadget termasuk mendengarkan radio. Akan sangat senang bisa mendengarkan radio kesayangannya di manapun pemilik gadget tersebut berada. Keinginan ini rupanya didukung penuh oleh Lena Regar, SE istri tercinta yang kebetulan memang pernah juga bekerja di sebuah station radio konvensional, langsung memberikan modal penuh untuk mendirikan sebuah Radio Online pada awal tahun 2012, dengan nama Beat Radio Indonesia dan mendapatkan alamat domain yang keren, yaitu www.BeatRadioID.com.

Beat Radio Indonesia dapat didengarkan melalui Blackberry, Android, Apple, Komputer dan banyak gadget lainnya ini beroperasi dari kawasan Pamulang Tangerang Selatan. Pilihan segmen All Genre berpoerasi 24 jam dengan jangkauan seluruh jagad raya dengan syarat ada koneksi internet. Berhasil memikat pendengar asal Indonesia yang berada di luar negeri untuk mengobati rasa kangen Indonesia mereka.

Semoga bisa menjadi pioneer radio masa depan di era teknologi internet yang akan segera menguasai seluruh lini kehidupan manusia. Mohon doanya untuk semua teman2….

Teman2 yang mau mendengarkan melalui komputer bisa langsung buka di www.BeatRadioID.com

Staytuned/Dengarkan :
PC / LAPTOP / NOTEBOOK
Open Winamp
1.search and klik ” ADD ”
2.klik ” URL ”
3.copy paste http://on.BeatRadioID.com:8050/listen.pls  in ” URL ”
4.klik ” OK / SEARCH ”
5.waiting 5 second

ANDROID / IPAD / IPHONE / TAB
1.download aplikasi winamp/nuxradio/erdioo
2.search Beat Radio Indonesia

BLACKBERRY
1.klik www.BeatRadioID.com/bb
2.klik ” OPEN ”

HANDPHONE NOKIA
1.download #NuxRadio/Erdioo
2. search Beat Radio Indonesia

REQUEST :
1.SMS 087774349234
2.PIN BB 21cee941

3.Facebook
BeatRadio
https://www.facebook.com/beatradioindo

4.Twitter
@BeatRadioID
https://twitter.com/BeatRadioID

5.Fanpage
Beat Radio Indonesia
https://www.facebook.com/BeatRadioIndonesia

Don’t miss’it …..!!!!!!!!!!!
Thanks.

 

PENGERTIAN BAND INDIE

PENGERTIAN BAND INDIE

Sebaqian kalangan mungkin masih ada yang asing dengan band indie. Sesuai asal katanya independent yang berarti merdeka, berdiri sendiri, berjiwa bebas, dan tidak bergantung, sehingga jika diambil pengertian secara bebas, bisa ditafsirkan dua pengertian mengenai band indie yang kini tumbuh subur di Tanah Air.

Pengertian pertama yang bisa diberikan pada band indie adalah karya-karya mereka berada di luar mainstreem atau berbeda dengan corak lagu yang sedang laris di pasaran. Mereka bebas melahirkan karya yang sangat berbeda dari yang ada di pasar, atau dalam kata lain tidak komersial dan umumnya memiliki pangsa pasar tersendiri terhadap jenis lagu yang mereka sodorkan.

Pengertian kedua dari band indie adalah band itu merekam dan memasarkan sendiri lagu-lagu mereka. Biasanya band-band ini memiliki lagu-lagu yang bisa diterima pasar, namun dalam penggarapan album, mereka tidak melibatkan major label atau perusahaan rekaman yang telah memiliki nama.

Perkembangan terakhir, banyak band yang melahirkan album indie yang ternyata memiliki pangsa pasar luas. Pemasaran mereka pada umumnya melalui antarkawan atau melalui jaringan antarsekolah yang telah terbangun.

Ini bertolak belakang dengan kondisi di mancanegara. Biasanya sebuah label mampu dan mau memfasilitasi band yang berada di bawah naungan mereka dengan maksimal, sehingga band itu bisa meraih sukses karena adanya hubungan timbal balik yang seimbang dengan pihak label. Sebut saja perusahaan rekaman indie luar negeri yang sukses seperti Fatwreck, Epitaph Records, Matador Records, dll.

Salah satu keuntungan utama yang didapatkan oleh sebuah band yang sudah masuk ke major label adalah dari segi pendistribusian kaset yang lebih luas, dan sisi komersil dari band yang jelas lebih terangkat. Tetapi ternyata bukan berarti semua band menyetujui kelebihan yang ditawarkan jalur major ini, karena bagi sebagian musisi hal terpenting bagi sebuah band adalah kebebasan berkarya, yang mungkin tidak bisa didapatkan melalui jalur perusahaan rekaman besar.

Cikal bakal terbentuknya atmosfir indie di Indonesia sulit dilepaskan dari evolusi rocker-rocker pionir era 1970-an sebagai pendahulu. Sebut saja misalnya God Bless, Gang Pegangsaan, Gypsy (Jakarta), Giant Step, Super Kid (Bandung), Terncem (Solo), AKA/SAS (Surabaya), Bentoel (Malang) hingga Rawe Rontek dari Banten.

Mereka inilah generasi pertama rocker Indonesia. Padahal kalau mau jujur, lagu-lagu yang dimainkan band- band tersebut di atas bukanlah lagu karya mereka sendiri, melainkan milik band-band luar negeri macam Deep Purple, Jefferson Airplane, Black Sabbath, Genesis, Led Zeppelin, Kansas, Rolling Stones hingga ELP.

Tradisi yang kontra produktif ini kemudian mencatat sejarah namanya yang sempat mengharum di pentas nasional. Sebut saja misalnya El Pamas, Grass Rock (Malang), Power Metal (Surabaya), Adi Metal Rock (Solo), Val Halla (Medan), hingga Roxx (Jakarta).

Selain itu adalah Log Zhelebour yang membidani lahirnya label rekaman rock pertama di Indonesia, Logiss Records. Produk pertama label ini adalah album ketiga God Bless Semut Hitam yang dirilis pada 1988 dan ludes hingga 400.000 kaset di seluruh Indonesia.

Pada 2000-an sampai sekarang, musik indie berkembang pesat didukung label-label rekaman independen yang semakin banyak. Apalagi didukung kemajuan teknologi internet yang memungkinkan mereka memperkenalkan karya kepada audiens yang berpotensi besar dengan biaya lebih rendah melalui music blog, jejaring sosial seperti Myspace yang juga digunakan perusahaan musik independen untuk membuat kemajuan besar dalam bisnisnya.

Hal itu juga ditunjang keseriusan label rekaman independen dalam berbisnis dan berpromosi yang belakangan tengah gencar dilakukan oleh Aksara Records dan De Majors di Jakarta dan FFWD Records di Bandung.

Perusahaan rekaman indie menyediakan landasan atau wadah bagi band-band yang beraliran post-punk, indie pop, electronic, metal, alternative rock, dll, yaitu jaringan distribusi luas, pembagian hasil seimbang antara label dan band, idealis DIY (Do It Yourself) untuk marketing, art, dan produksi yang dipandu atas kepercayaan mereka pada kebebasan berekspresi, inovasi dan keberagaman dengan tujuan sederhana, menyebarkan dan memperkenalkan musik yang mereka suka.

“Musik rock dan indie tak akan mati, sebagaimana panggung musik rock tak akan mati,” kata Bens Leo menambahkan.

Kini saatnya bagi band indie menunjukkan segala potensi dan kemampuan. Jangan meniru band-band independen senior yang gagal, tanpa karya, dan tanpa apresiasi. Menjadi band indie itu mudah, tetapi jadi band indie yang ‘sukses’ itu memang butuh perjuangan panjang, keringat, usaha, dan kerja keras. Juga modal dan kesempatan sebagai pendukungnya.